
ketika sang dewi malam mulai menampakkan wajahnya
mutiara-mutiara malam memancarkan sinarnya
dan hembusan angin yang mulai menerpa
membuat malam semakin mempesona
di sini aku termenung seorang diri
entah mengapa hati ini tetap saja begini
terpasung dalam belenggu yang tiada bertepi
ingin sekali kuakhiri segala perasaan ini
kucoba untuk mengusir rasa yang mengusik ketenangan jiwa ini
namun seraut wajah itu malah tersenyum manja padaku
sungguh berani wajah itu, bermain main di pelupuk mataku
ku pejamkan mata ,namun wajah itu semakin menggodaku
angin kumohon bawalah dia pergi dari hatiku
agar dia tak lagi menggodaku
wahai sang dewi malam katakan padanya
jangan lagi bersemayam di dalam jiwa
agar aku tak lagi terjaga
agar jiwa ini tak lagi meronta untuk memandang wajahnya
aku benar tak sanggup melihat
aku benar tak sanggup untuk menatap
mutiara-mutiara malam memancarkan sinarnya
dan hembusan angin yang mulai menerpa
membuat malam semakin mempesona
di sini aku termenung seorang diri
entah mengapa hati ini tetap saja begini
terpasung dalam belenggu yang tiada bertepi
ingin sekali kuakhiri segala perasaan ini
kucoba untuk mengusir rasa yang mengusik ketenangan jiwa ini
namun seraut wajah itu malah tersenyum manja padaku
sungguh berani wajah itu, bermain main di pelupuk mataku
ku pejamkan mata ,namun wajah itu semakin menggodaku
angin kumohon bawalah dia pergi dari hatiku
agar dia tak lagi menggodaku
wahai sang dewi malam katakan padanya
jangan lagi bersemayam di dalam jiwa
agar aku tak lagi terjaga
agar jiwa ini tak lagi meronta untuk memandang wajahnya
aku benar tak sanggup melihat
aku benar tak sanggup untuk menatap
seraut wajah yang begitu mempesona
yang membuat hati ini terpana
hingga tak mampu untuk melupakannya
